Minggu, 06 November 2011

Karomah Al Arif Billah Al Habib Munzir Al Musawa





MIMPI AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR AL MUSAWA JUMPA RASULULLAH SAW MEMBAWA KABAR GEMBIRA

Saya (Habib Munzir) pernah berkata kepada murid-murid Habib Taufiq Assegaff di Pasuruan:

"Jangan di antara kalian merasa bahwa di dalam maulid itu RUH nya NABI MUHAMMAD SAW tidak hadir. Kalau orang merasa RUH NABI tidak hadir di dalam maulid, berarti dia TERTUTUP dari cinta kepada NABI !"

Lalu malamnya, saya berjumpa Rasulullah SAW dan berkata seraya menegur :

"Jangan engkau katakan kepada tamu-tamuku itu ucapan-ucapan yang menyakiti perasaan mereka. Katakan ucapan yang lembut. Jangan engkau katakan sambil marah-marah di depan orang-orang yang hadir maulid, karena itu tamu-tamuku !
katakanlah pada mereka bahwa MUHAMMAD MENCINTAI MEREKA !
katakan MUHAMMAD RINDU PADA MEREKA !
katakan MUHAMMAD MENYAYANGI MEREKA !
itu ucapan yang patut kau ucapkan di Maulid Nabi Muhammad !"

Sejak saat itu saya (Habib Munzir) selalu mengarah kepada jalan kelembutan di dalam menyampaikan tausiyah. Tidak berani lagi untuk menyampaikan kalimat-kalimat yang tajam kepada hadirin-hadirat, karena DI TEGUR oleh RASULULLAH SAW, beliau tidak menyukai itu.

Rasul ingin orang-orang yang hadir di majelis maulid atau sholawat atau majelis ta'lim dikabarkan bahwa MUHAMMAD MENCINTAI MEREKA.


[Kutipan Tausiyah Habib Munzir Al Musawa waktu malam 6 Mei 2013 di masjid Al Munawwar Pancoran, Jak-Sel ]





http://arsip.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=&func=view&catid=7&id=27732#27732

From :  Abdul Rozaq

Assalamu’alaikum Wr Wb

Apakah kalo bertemu ruh orang - orang sholih kita bisa beruluk salam dan menjabat tangan beliau seperti alam jasad ? kalau bisa, adakah Forum di situ ?? Subhanallah,.. kalau ada sungguh nyata gelar ''shulthonul 'auliya'' yang di sandang Syaikh abdul Qodir al-jailani RA, mungkin juga ada shulthonul 'auliya yang jaman sekarang

Wassalamu’alaikum wr wb

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR AL MUSAWA

 2012 / 01 / 14   22:51

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

Saudarau tercinta, saya tidak keberatan menumpahkan apa yang telah saya pelajari dari Guru Mulia akan ilmu haqiqah dan makrifah, namun saran saya lewati dulu gerbang syariah, setelah itu akan saya buka hal hal yang sulit ditemukan masa kini, dan akan saya tunjukkan siapa Qutbul Aulia, dan siapa Murabbiy Ruh yang membimbing anda tanpa membutuhkan jarak.

Anda berjalanlah dengan berusaha mendalami syariah, maka nur haqiqah dan makrifah akan mengalir, ada hamba Allah yang terus melirik gerak gerik anda dan memberikan rambu rambu menuju jalan yang benar, dan jangan tanya siapa hamba Allah itu.

wassalam

 





From : Shofa Farosdaq


assalamualaiku wr wb


Semoga Allah memberi kekuatan kepada Habib

Habib yg saya hormati..
Saya membuat e-book tentang Habib, bisa dilihat di sini  :  http://elfarosdaq.blogspot.com/2011/10/e-book-cahaya-cinta-habib-munzir-al.html
apakah saya boleh mmbuat halseerti ini? ada ribuan orang yg sudah mmbaca & mndownload ebooknya. jika tidak diizinkan nanti saya hapus. dan saya mohon maaf


Afwan
 


JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWWA


2012/01/11 20:01  



Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan dan kucintai,


saya bingung menjawab pertanyaan anda karena saya merasa belum pantas untuk dibuatkan hal ini, namun sekilas saya buka didalamnya banyak mengandung tuntunan tuntunan luhur untuk ummat, bagaimana saya melarangnya?
Perbuatlah dg perbanyak doa agar manfaatnya semakin besar dan luhur, saya turut mendoakan perjuangan anda, namun ada baiknya anda konsultasi dg sdr wira, ( Admin I ) di web ini, anda kirim pesan pribadi pm dari web ini padanya, atau anda hubungi ia di milis kita, lalu musyawarah dengan nya, sayapun akan menghubungi beliau insya Allah, pokok permasalahan saya setuju karena manfaatnya besar, walau yg memberatkan saya adalah sosoknya yg ditampilkan adalah karung dosa ini. maksud saya anda berkonsultasi dengan saudara Wira adalah barangkali ada masukan darinya untuk menambah kesempurnaan e book anda.


Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dengan segala cita cita,

salam rindu



http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=26958&catid=9



 
CERITA JAMAAH MAJELIS RASULULLAH TENTANG KAROMAH HABIB MUNZIR

Ketika ada orang yang iseng bertanya padanya, “Wahai habib,
bukankah Rasul SAW juga punya rumah walau sederhana?”
Beliau tertegun dan menangis, beliau berkata, “Iya betul,
tapikan Rasul SAW juga tidak beli tanah. Beliau diberi tanah oleh Kaum
Anshar, lalu bersama sama membangun rumah. Saya takut
dipertanyakan Allah kalau ada orang muslim yang masih berumahkan
koran di pinggir jalan dan digusur-gusur, sedangkan bumi menyaksikan
saya tenang-tenang di rumah saya.”
- - -
Pernah ada seorang wali besar di Tarim, guru dari Guru Mulia
Almusnid Alhabib Umar bin Hafidh, namanya Hb Abdulqadir
Almasyhur. Ketika Hb Munzir datang menjumpainya, maka habib itu yg
sudah tua renta langsung menangis dan berkata: WAHAI
MUHAMMAD…! (SAW)”
Maka Hb Munzir berkata, “Saya Munzir, nama saya bukan
Muhammad.
Maka habib itu berkata, “ENGKAU MUHAMMAD SAW…!
ENGKAU MUHAMMAD SAW!”
Maka Hb Munzir diam….
Lalu ketika Al Habib Umar bin Hafidh datang maka segera
Alhabib Abdulqadir Almasyhur berkata, “Wahai Umar, inilah Maula
Jawa (Tuan Penguasa Pulau Jawa).”
Maka Alhabib Umar bin Hafidh hanya senyam-senyum. (Kalo ga
percaya boleh tanya pada alumni pertama DM). *DM= Darul Musthofa,
Tarim Hadramaut Yaman, pesantrennya Habib Umar bin Hafidz.
- - -
Lihat kemanapun beliau pergi pasti disambut tangis ummat dan
cinta. Bahkan sampai ke pedalaman Irian, ongkos sendiri, masuk ke
daerah yg sudah ratusan tahun belum dijamah para da’i. Ratusan
orang yang sudah masuk islam ditangannya. Banyak orang bermimpi
Rasul SAW selalu hadir di majelisnya.
Bahkan ada orang wanita dari Australia yang selalu mimpi Rasul
saw. Ia sudah bai’at dengan banyak thariqah dan 10 tahun ia tak lagi
bisa melihat Rasul saw entah kenapa. Namun ketika ia hadir di Majelis
Hb Munzir di Masjid almunawar, ia bisa melihat lagi Rasulullah saw.
Maka berkata orang itu, “Sungguh habib yang satu ini adalah
syeikh futuh ku. Dia membuka hijabku tanpa ia mengenalku, dia benar
benar dicintai oleh Rasul saw.”
Kabar itu disampaikan pada Hb Munzir dan beliau hanya
menunduk malu.
- - -
Beliau itu masyhur dalam dakwah syariah, namun mastur
(menyembunyikan diri) dalam keluasan haqiqah dan makrifahnya.
Bukan orang yang sembarangan mengobral mimpi dan perjumpaan
gaibnya ke khalayak umum.
- - -
Ketika orang ramai minta agar Hb Umar Maulakhela didoakan
karena sakit, maka beliau tenanh-tenang saja dan berkata, “Hb Nofel
bin Jindan yg akan wafat, dan Hb Umar Maulakhela masih panjang
usianya.”
Benar saja, keesokan harinya Hb Nofel bin Jindan wafat, dan Hb
Umar Maulakhela sembuh dan keluar dari opname. Itu beberapa tahun
yang lalu.
- - -
Ketika Hb Anis Alhabsyi Solo sakit keras dan dalam keadaan
kritis, orang-orang mendesak Hb Munzir untuk menyambangi dan
mendoakan Hb Anis. Maka beliau berkata pada orang-orang dekatnya,
“Hb Anis akan sembuh dan keluar dari opname, Insya Allah kira kira
masih sebulan lagi usia beliau.”
Betul saja, Hb Anis sembuh, dan sebulan kemudian wafat
- - -
Ketika gunung Papandayan bergolak dan sudah dinaikkan
posisinya dari siaga 1 menjadi “awas”, maka Hb Munzir dengan santai
berangkat ke sana. Sampai ke ujung kawah, berdoa, dan melemparkan
jubahnya ke kawah. Kawah itu reda hingga kini dan kejadian itu adalah
7 tahun yang lalu (VCD nya disimpan di markas dan dilarang
disebarkan)
- - -
Demikian pula ketika beliau masuk ke wilayah Beji Depok yang
terkenal dengan sihir dan dukun dukun jahatnya. Maka selesai acara
Hb Munzir malam itu, keesokan harinya seorang dukun mendatangi
panitia. Ia berkata, “Saya ingin jumpa dengan tuan guru yang semalam
buat maulid di sini!”
Semua masyarakat kaget, karena dia dukun jahat dan tak
pernah shalat dan tak mau dekat dengan ulama dan sangat ditakuti.
Ketika ditanya, “Kenapa?”
Ia berkata, “Saya mempunyai 4 Jin khodam, semalam mereka
lenyap. Lalu subuh tadi saya lihat mereka (jin-jin khodam itu) sudah
pakai baju putih dan sorban, dan sudah masuk islam. Ketika kutanya,
‘kenapa kalian masuk islam dan jadi begini?’. Maka jin-jin ku berkata,
‘Apakah juragan tidak tahu?’ Semalam ada Kanjeng Rasulullah saw
hadir di acara Hb Munzir, kami masuk Islam!’”
- - -
Kejadian serupa di Beji Depok seorang dukun yang mempunyai
dua ekor macan jadi-jadian yang menjaga rumahnya. Malam itu macan
jejadiannya hilang. Ia mencarinya, ia menemukan kedua macan jadi
jadian itu sedang duduk bersimpuh di depan pintu masjid
mendengarkan ceramah hb munzir.
- - -
Demikian pula ketika berapa muridnya berangkat ke Kuningan
Cirebon, daerah yang terkenal ahli santet dan jago-jago sihirnya. Maka
Hb Munzir menepuk bahu muridnya dan berkata, “Ma’annabiy!,
berangkatlah, Rasul saw bersama kalian.”
Maka saat mereka membaca maulid, tiba-tiba terjadi angin
ribut yang mengguncang rumah itu dengan dahsyat. Lalu mereka
minta kepada Allah perlindungan dan teringat Hb Munzir dalam
hatinya, tiba-tiba angin ribut reda, dan mereka semua mencium
minyak wangi Hb Munzir yang seakan lewat di hadapan mereka, dan
terdengarlah ledakan bola-bola api di luar rumah yang tak bisa masuk
ke rumah itu. Ketika mereka pulang mereka cerita kepada Hb Munzir,
beliau hanya senyum dan menunduk malu.
- - -
Demikian pula pedande-pandande Bali, ketika Hb Munzir
kunjung ke Bali, maka berkata muslimin disana, “Habib, semua hotel
penuh, kami tempatkan Hb di tempat yang dekat dengan kediaman
Raja Leak (raja dukun leak) di Bali.”
Maka Hb Munzir senyum-senyum saja. Keesokan harinya Raja
Leak itu berkata, “Saya mencium wangi Raja dari Pulau Jawa ada
disekitar sini semalam.”
- - -
Demikian pula ketika Hb Munzir dicaci maki dengan sebutan
“Munzir Ghulam Ahmad” Karena ia tidak mau ikut demo anti
Ahmadiyah. Beliau tetap senyum dan bersabar, beliau memilih jalan
damai dan membenahi ummat dengan kedamaian dari pada kekerasan
dan beliau sudah memaafkan pencaci itu sebelum orang itu minta
maaf padanya. Bahkan menginstruksikan agar jamaahnya jangan ada
yang mengganggu pencaci itu.
Kemarin beberapa minggu yang lalu di acara al Makmur Tebet
Hb Munzir malah duduk berdampingan dengan si pencaci itu. Ia tetap
ramah dan sesekali bercanda dengan da’i yang mencacinya sebagai
murtad dan pengikut Ahmadiyah.



https://www.youtube.com/watch?v=4mo8nw-skPE

MIMPI AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR AL MUSAWA JUMPA RASULULLAH SAW MEMBAWA KABAR GEMBIRA

Saya (Habib Munzir) pernah berkata kepada murid-murid Habib Taufiq Assegaff di Pasuruan:

"Jangan di antara kalian merasa bahwa di dalam maulid itu RUH nya NABI MUHAMMAD SAW tidak hadir. Kalau orang merasa RUH NABI tidak hadir di dalam maulid, berarti dia TERTUTUP dari cinta kepada NABI !"

Lalu malamnya, saya berjumpa Rasulullah SAW dan berkata seraya menegur :

"Jangan engkau katakan kepada tamu-tamuku itu ucapan-ucapan yang menyakiti perasaan mereka. Katakan ucapan yang lembut. Jangan engkau katakan sambil marah-marah di depan orang-orang yang hadir maulid, karena itu tamu-tamuku !
katakanlah pada mereka bahwa MUHAMMAD MENCINTAI MEREKA !
katakan MUHAMMAD RINDU PADA MEREKA !
katakan MUHAMMAD MENYAYANGI MEREKA !
itu ucapan yang patut kau ucapkan di Maulid Nabi Muhammad !"

Sejak saat itu saya (Habib Munzir) selalu mengarah kepada jalan kelembutan di dalam menyampaikan tausiyah. Tidak berani lagi untuk menyampaikan kalimat-kalimat yang tajam kepada hadirin-hadirat, karena DI TEGUR oleh RASULULLAH SAW, beliau tidak menyukai itu.

Rasul ingin orang-orang yang hadir di majelis maulid atau sholawat atau majelis ta'lim dikabarkan bahwa MUHAMMAD MENCINTAI MEREKA.


[Kutipan Tausiyah Habib Munzir Al Musawa waktu malam 6 Mei 2013 di masjid Al Munawwar Pancoran, Jak-Sel ]





From : Ilham
 
Assalamu'alaykum warahmatullah wa barakatuh Tuanku.. Terima kasih Tuanku, Hamba terima Ijazahnya..
beribu maaf Tuanku apabila hamba sering memnghabiskan quotanya, Insya Allah untuk kedepannya hamba akan lebih jarang mempergunakan quotanya, karena hamba pun ingin memberi kesempatan untuk saudara/i hamba yg lain,

Namun kerinduan hamba tak terbendung lagi wahai Tuanku,,
hamba pendosa ini hanya bisa mengharap pada-Nya untuk kesehatan Tuan, Hamba hanya bisa membantu Tuan dg Do'a saat ini hamba sangat sedih melihat keadaan Tuan, Semoga lekas sembuh & sehat, afiah selalu Tuanku.
hamba sering lihat Bahwa Tuan sering Istirahat Larut malam mengapa demikian Tuanku? bagaimana dg kesehatan Tuan ?

apakah Tuan menyukai tidur larut malam..?, atau Tuan menyukai tidak tidur sepanjang malam dg ibadah..?, atau Tuan mencintai Bulan purnama..?

Salam Rindu Terdalam Tuanku...

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA

2012/02/20 19:37

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,

Pertanyaan ini sulit saya jawab, kadang saya hanya tidur kurang dari setengah jam sepulang majelis, lalu tersentak dg keringat membasahi seluruh tubuh, teringat jamaah kita di wilayah sana dan sini di nusantara dan liputan sekitar, teringat muslimin yg dibentur dan dihantam dari segala penjuru, itu bisa membuat saya mematung tafakkur sampai dekat waktu subuh

kadang saya tertidur sebentar lalu ingat barangkali ada yg mennati jawaban penting sudah menunggu2 di forum, atau ia sudah online di forum menanti untuk bertanya, maka saya harus melayaninya semampunya, maka saya bangun dan online,

kadang ada interlokal penting dari luar negeri yg perbedaan waktunya sangat beda misalnya disana jam 21.00 namun disini sudah jam 01.dinihari,

dan terkadang naudzubillah jika sedang datang penuhnya pemikiran saya hilang keinginan tidur bisa berlanjut siang malam 4-5 hari, atau tidak makan apa apa kecuali air putih berhari hari, kepala penuh dg masalah ini yg paling menakutkan, karena dampaknya otak akan mengalih fungsikan dari terus dipacu, otomatis ia jika sudah limit akan mematikan sebagian fungsinya, tinggallah hamba rebah bisa 3 hari tak bangun kecuali beberapa menit utk ke toilet dg setengah sadar, bahkan seminggu dg rebah tanpa daya. 1 minggu itu sedikit, tapii kalau jadwal full kita tahu tiap malam hampir tak kurang dari 15 ribu jamaah yg menanti, kalikan 6 maka sudah mencapai 90 ribu telinga yg mestinya menanti tuntunan luhur dari pendosa ini

khalayak tak tahu ini, maka saya mohon doa pada anda dan jamaah yg membaca tulisan ini, saya memacu 13 tahun dakwah, itupun keluar masuk opname, namun tubuh bagai baja, namun kini saya sangat sulit berdakwah berdiri, saya tak mampu dakwah berdiri lagi, fokus antara ucapan dengan kaki yg berdiri tidak imbang, maka saya memilih duduk, saya lebih tenang.

orang melihat badan tegar dan besar ini mereka ingin puaskan d memeluk sepuas2nya, padahal kalau baju yg lebar ini terbuka mereka akan lihat tubuh ini gemetar, dan kesakitan menahan pelukan itu, bahkan tangan ditarik pun saya roboh, namun saya berfikir ini cinta... Nabi saw dulu dilempari dan dikejar kejar, apa arti kesulitan yg saya rasakan..

maka jangan risaukan saya saudaraku tercinta. saya tahu saya tak lama lagi akan meninggalkan Majelis Rasulullah saw, isyarat itu sudah muncul dan waktunya makin dekat. tanda tandanya makin terlihat, jika saya teringat itu langsung airmata saya mengalir melihat wajah wajah polos jamaah di majeis majelis, kukatakan pada mereka dalam hatiku.. aku akan pamit... aku akan mohon diri..., namun ucapan itu tak mampu hamba lepaskan pada mereka

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

dan jangan Lupa membaca Aqur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a'lam





Foto
                   Foto
Foto





http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=7&id=27928#27928

Saya telah membaca tanya jawab antara Habib dan Saudara Abd Rozaq mengenai Ilmu Haqiqah dan Makrifah dan menyinggung pula tentang Qutbul Aulia, dan Murabbiy Ruh yg bisa membimbing tanpa membutuhkan jarak. seperti halnya Al-Allamah Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani seorang Ahli Haqiqah yang sering saya dengar pada saat ceramahnya dulu akan sesuatu perbuatan yang belum atau sudah mendapatkan izin secara ghaib. saya ingin petunjuk Habib mengenai guru yg istiqamah, alim, mendalam dalam syariah, dan shalih tersebut di kalimantan terutama di dekat dengan kota saat ini saya tinggal (muara teweh, kalimantan) sehingga saya bisa berguru kepadanya.

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA


2012/03/15 20:17



Saya belum mengetahui keberadaan guru murabbiy yang sudah mencapai derajat kewalian disana, saya pernah jumpa tapi tidak kenal namanya, saat acara disana ia memandang saya dengan tajam, dan saat saya ceramah ia menangis, dan tisu bekas keringat saya dikumpulkannya, kebiasaan saya selepas memakai tisu saya menjatuhkannya, ketika duduk selesai tausiah baru saya punguti agar jangan diambil orang untuk mengambil berkah karena saya belum pantas untuk itu, namun semua tisu sudah bersih, rupanya sudah ditangan orang sepuh itu,.hampir saya berkelahi untuk merebut tisu itu dari tangannya, namun ia menangis lagi minta saya ridhokan, lalu saat acara selesai matanya terlihat mata seorang wali Allah, pandangannya tak melihat alam jasad, tapi alam ruh, kami saling pandang, seakan saling menjajaki, lalu ia memeluk saya dan menangis minta doa, selepas ia melepaskan pelukan itu dan puas, ia menghilang..

Saya tanya siapa orang yang tadi mengambil tisu saya dan memeluk saya dengan keras, ternyata tak ada yang melihatnya, mereka tidak melihat ada orang tua duduk dekat saya..

Dialah guru makrifah, namun saya tak tahu ia kemana, akan saya coba berdoa dan meminta Allah temukan saya dg beliau, namun tak pantas saya memanggilnya, layaknya kalau saya ke kalsel saya akan temui beliau, nah... sekarang baru saya ingat, dimana ada acara saya,, dia pasti ada, dan selalu menghilang begitu saja, orang tak peduli padanya, orang ribut mengerubuti saya dan saya tak sempat memegang tangannya untuk menanyakan namanya dan darimana. inysa Allah kalau saya ke Kalimantan Selatan ia tak akan lepas lagi dari saya.




http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=9&id=27585#27585

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Qabiltu ijazaha ya Sayyidy wa Mursyidy. Terima kasih kepada Habibana yg selama ini selalu membimbing saya. Saya sangat bersyukur bisa mengenal Habib, meskipun jarak kita jauh namun Habib selalu di hati saya.

Pernahkah ketika Habib berjumpa dengan Rasul saw membicarakan tentang maulid Dhiyaullami'?

Jazakumullahu ahsanal jaza.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Salam Rindu

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIN MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA



2012/02/09 10:16



Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,

Kalau bukan karena ingin menyemangati, saya tak akan menjawabnya, ruh beliau saw tak pernah tidak hadir dalam majelis maulid dhiya ullami, banyak para jamaah bermimpi melihat ahlul Badr, ahlul uhud, para wali masa lalu, bahkan para nabi, hadir di majelis dhiya ullami, dan Ruh Rasul saw sudah ada sebelum 1 orang pun sampai, dan tidak keluar sebelum tak tersisa 1 orang pun.

Ketika saya sudah lama bertahun tahun tidak jumpa dengan Al Musnid Al Habib Zein bin Smeith Madinah, karena beberapa kali beliau ke indonesia saya tak sempat jumpa, maka ketika jumpa saya tertunduk tunduk mencium tangan beliau, maka Habib Zein bin Smeith dengan santainya berkata Ahlan wahai Munzir....

Saya berkata : wahai habibana Zein, bagaimana habib masih kenal nama saya padahal saya lama tak jumpa habibana?, beliau menjawab : bagaimana aku lupa namamu, kau tiap malam ada dihadirat Rasulullah saw.hampir saya jatuh pingsan mendengar ucapan itu, dan beliau dg santainya pergi begitu saja menghadapi tamu tamu lain

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam




http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=27864&catid=9

From : Arif

Assalamu ‘alaikum  wr.wb

ya sayyidi ya rasulalloh....
semoga habbibana beserta keluarga selalu berada dalam ridho illali serta kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi setiap hembusan nafas habbibana beserta keluarga.

sebelumnya mohon maaf atas kelancangan hamba dan selalu merepotkan habbibana.

1. hamba memohon sudi kiranya habbibana membuka/membimbing membuka gerbang syariat, torekat, hakikat serta ma'ripat hamba. apabila sekiranya hamba tidak pantas mohon habbibana mengabaikannya.

2. apa yang di maksud dengan dzikir ruh? serta memohon ijazahnya dari habibana...!
apabila hamba sekiranya tidak pantas mohon habbibana mengabaikannya.

demikian ya habbibana....
wasalam

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA

2012/03/09 07:13 

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)

1. hal itu kesemua mesti dengan bimbingan guru yg mengetahuinya, satu guru, atau berbeda guru yg ahli dalam bidang tersebut. saya berikan kucinya, yaitu shalawat sirrul asrar : Allahummah shalli ala sirril asraar wamifftahi baabil yasar, sayyidina muhammadinil mukhtar, adada ni'amillahi wa ifhdaalih.
perbanyak shalawat ini, Allah akan menunjukkan pada anda guru makrifah dan haqiqah, mengenai guru syariah anda bisa memilih ulama siapa saja.

2. dzikir ruh adalah : Huuu (huwa, yaitu Dia swt)

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita, dan jangan Lupa membaca Aqur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Alqur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi, berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahamainya atau tidak dg memahaminya.

Wallahu a'lam



            Foto: http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=9&id=27585#27585

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Qabiltu ijazaha ya Sayyidy wa Mursyidy. Terima kasih kepada Habibana yg selama ini selalu membimbing saya. Saya sangat bersyukur bisa mengenal Habib, meskipun jarak kita jauh namun Habib selalu di hati saya.

1. Apakah ada tata cara khusus yg diajarkan oleh Guru Mulia ketika membaca Dhiyaullami'? Lebih baik dibaca malam Selasa atau malam Jumat? Selama ini saya membaca seperti yg dicontohkan Habibana dalam video maulid Majelis Rasulullah.

2. Pernahkah ketika Habib berjumpa dengan Rasul saw membicarakan tentang maulid Dhiyaullami'?

3. Jika Habib berkenan, saya ingin tahu apa saja keistimewaan, sirr & fadhilah Dhiyaullami' yg tidak ada dalam kitab maulid lain?

4. Mengenai sanad qiraat Quran yg pernah Habib berikan, bolehkah saya menyambungkan sanad saya meskipun saya belum pernah bermusyafahah/talaqqi membaca Al-Quran kepada Habib?

Itu saja bib, maaf selalu merepotkan.
Jazakumullahu ahsanal jaza.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
Salam Rindu

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIN MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
1. Tiada batasan untuk itu saudaraku, kita dijakarta hampir tiap malam mengadakan maulid dhiya'ullami, dihadiri tiap malamnya rata rata diatas 15 ribu muslimin muslimat didaerah yg berbeda sekita jaetabek (selain bogor). namun majelis yg tetap tak berpindah pindah adalah malam selasa dan malam jumat, dan khusus wanita pada ahad sore, namun kapan saja pun tiada batasannya saudaraku tercinta

2. Kalau bukan karena ingin menyemangati, saya tak akan menjawabnya, ruh beliau saw tak pernah tidak hadir dalam majelis maulid dhiya ullami, banyak para jamaah bermimpi melihat ahlul Badr, ahlul uhud, para wali masa lalu, bahkan para nabi, hadir di majelis dhiya ullami, dan Ruh Rasul saw sudah ada sebelum 1 orang pun sampai, dan tidak keluar sebelum tak tersisa 1 orang pun.

Ketika saya sudah lama bertahun tahun tidak jumpa dengan Al Musnid Al Habib Zein bin Smeith Madinah, karena beberapa kali beliau ke indonesia saya tak sempat jumpa, maka ketika jumpa saya tertunduk tunduk mencium tangan beliau, maka Habib Zein bin Smeith dengan santainya berkata Ahlan wahai Munzir....

Saya berkata : wahai habibana Zein, bagaimana habib masih kenal nama saya padahal saya lama tak jumpa habibana?, beliau menjawab : bagaimana aku lupa namamu, kau tiap malam ada dihadirat Rasulullah saw.hampir saya jatuh pingsan mendengar ucapan itu, dan beliau dg santainya pergi begitu saja menghadapi tamu tamu lain

3. Guru Mulia pada suatu malam memanggil salah satu muridnya yg penulis, lalu berkata : bawakan kertas, tulislah, lalu beliau berucap, melantunkan maulid dhya'ullami mulai tengah malam, dan sekitar sepertiga malam terakir seluruh maulid dhhiya ullami sudah selesai.

Banyak rahasia terpendam dalam maulid ini, diantaranya pembukanya adalah 12 bait, melambangkan kelahiran Rasul saw pd tangggal 12, lalu fashl pertama terdiri dan diambil dari tiga surat, yairtu surat al fatah, surat attaubah, dan surat al ahzab, 3 surat ini melambangkan lahirnyaRasul saw pada bulan 3 (rabiul awal), lalu bait2nya berjumlah 63, melambangkan usia beliau saw 63 tahun.... duh saudaraku, kita ditunggu saudara saudara kita yg mennati quota, kalau tidak, maka akan saya teruskan.

4. Tentu saudaraku.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam






From : Hendra Gunawan



Assalamualaikum wr.wb
Semoga habib dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindunganNYA..aamiin
Habib saya ingin bertanya:

1.menurut firasat habib apakah saya memiliki garis silsilah ke ulama?sebab ada beberapa teman saya yang Allah berikan kelebihan dan mengatakan saya memiliki garis ke ulama,namun prinsip saya,selama yang berbicara bukan seorang alim ulama maka hamba belum mempercayainya,sebagaimana firman Allah SWT berhati-hatilah terhadapa firasat orang mukmin.

Sebab ketika saya tanyakan ke orang tua saya,mereka sangat awam masalah silsilah,dan hanya tahu sampai nasab ke ayah dan ibunya saja (kakek dan nenek saya),jika benar ada siapakah sosok ulama tersebut ya habib?
Terima kasih banyak habib.

Salam rindu dari jamaahmu yang selalu berusaha merindukanmu ya habib.
 
Hendra gunawan bin Zainuddin
wassalamualaikum.wr.wb

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIN MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA



2012/10/28 00:58

Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
Menurut hamba pendosa ini, sanad silsilah yg dimaksud adalah silsilah keguruan, ia bisa dalam nasab, bisa diluar nasab, ia merupakan silsilah ruh, bukan silsilah nasab, maka silsilah keguruan pada ulama, adalah memiliki guru yg mempunyai guru yg ulama pula dan terus demikian hingga Rasul saw,

Silsilah keguruan lebih kuat dari silsilah nasab, karena nasab hanya terbatas di dunia saja, namun silsilah keguruan abadi dan tidak bisa putus dengan kematian, terus berpadu dg rantai keguruan yg bersambung pada Rasul saw, hingga hari kebangkitan silsilah ini kekal.

Mengenai silsilah keturunan, sungguh tidak mustahil, jika anda dan ayah bunda mengetahui bahwa kakek dan nenek adalah muslim, maka diatasnya tentunya seorang ulama yg berjumpa dengan pembawa islam ke indonesia, yg dengan sebab itu ia dan keturunannya memeluk islam, mestilah ada dari nenek moyang anda yg mempunyai silsilah nasab kepada ulama yg merupakan murid para walisongo yg membawa islam ke negeri ini, dan tentunya anda bernasabkan padanya.

Jika anda ingin berjumpa dengannya, sebelum tidur kirim fatihah pada nenek moyang anda yg pertama mengenal islam, dan teruskan dengan membaca Subhanallahi wabihamdih 100X, lalu teruskan dengan shalawat sampai tidur, dengan meniatkan ingin jumpa dengan nenek moyang anda yg pertama mengenal islam dan tentunya ialah ulama yg dimaksud, maka Insya Allah anda akan segera jumpa dengannya, dan ia akan memberitahukan namanya, dan nenek moyang anda yg keberapa

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,




From : Hendra Gunawan



Assalamualaikum wr.wb
Semoga habib dalam keadaan sehat selalu..amiin

1.Ya habib,mohon maaf.apakah secara tidak langsung habib mengatakan bahwa saya tidak memiliki silsilah nasab/keturunan kepada para ulama?

2.teman saya mengatakan bahwa saya memiliki silsilah nasab/keturunan kepada syekh Abdurrahman siddiq albanjari,yang akhirnya kepada syekh Muhammad arsyad albanjari,apakah benar ya habib? saya haqqul yaqin bahwa habib memiliki firasat tentang hal ini,mohon petunjuknya ya habib.

jika silsilah nasab saya Zainuddin (ayah saya) bin umar bin Murahdin bin maker,maka yang manakah yang mesti saya tawasulin ya habib sebelum tidur itu?sebab saya hanya pernah berjumpa secara jasad dengan kakek saya umar..  dan mengenai ke atasnya saya tidak tahu apa agama beliau.

Terima kasih banyak ya habib
Assalamualaikum.wr.wb

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIN MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA



2012/11/05 19:32


 
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
Terimakasih atas doanya, sungguh tiada hadiah lebih agung dari doa, Rasul saw bersabda: Tiadalah seorang muslim berdoa untuk saudara muslimnya kecuali malaikat berkata : amin dan bagimu seperti doamu pada saudaramu (Shahih Muslim)

1. Saudaraku tercinta, hamba sesekali tidak memungkiri nasab anda kepada ulama tersebut, cuma hamba berat membuka hal yg gaib untuk didhohirkan, hal yg gaib layaknya tetap pada posisi tersembunyi, dan hal yg dhohir layaknya tetap pada posisinya untuk tidak disembunyikan.

2. Saudaraku, jangan sekali lagi mendesak hamba membuka hal yg gaib, saya akan buka saat ini saja, firasat pendosa ini, bahwa hal itu benar, dan hamba jumpa dg ruh beliau dua malam yg lalu, namun almarhum dan almaghfur lah tidak menyebutkan namanya dan nenek moyang anda yg ke berapa, hanya mengenalkan diri bahwa ialah nenek moyang anda, dan sanad keguruannya adalah pada Maulana Malik Ibrahim,

Itu saja yg bisa hamba sampaikan pada anda..

Untuk menemuinya, bacakan fatihah kepadanya tanpa perlu menyebut namanya, kirimkan fatihah dg niat untuk nenek moyang anda yg pertama mengenal islam, teruskan tanpa putus asa, insya Allah ia akan diperjumpakan Allah dg anda dalam tidur atau jaga.

Wallahu a'lam







2009/06/28 12:16

Saudaraku yg kumuliakan,

Seringlah merenung bahwa hakikatnya anda tidak bersama siapapun, anda hanya bersama Allah, Dialah Yang Maha setia pada kita sejak kita belum lahir, sendiri di alam Rahim, hanya Allah yg bersama kita, lalu kita hidup pun kita selalu bersama Allah dan Allah menamakan diri Nya Maha Dekat, jelas sudah DIa lah swt Yang Paling dekat dari semua yg dekat pada kita, namun kita sering terhijab dan lupa akan hal itu, bagaiman milyaran sel tubuh kita tidak lepas dari pengawasan dan pengaturan Allah, dan ketika kita wafat kita ditinggal semua teman dan musuh, hanya Allah swt Yang Maha ada sebelum kita mengenal siapapun dan setelah kita ditinggalkan semua orang. nah.. teruslah mengenang perjumpaan dengan Nya swt kelak.

Maka jadikanlah kehidupan anda saat ini adalah medan Jihad, anda sedang di medan laga, berjihad menundukkan musuh musuh anda, yaitu mereka yg mengajak anda kepada kemungkaran, tundukkan mereka, kalahkan mereka, namun bukan dg kekerasan dan kebengisan atau senjata, namun tundukkan dg kelembutan dan kasih sayang, tundukkan dg akhlak dan bantuan, tundukkan dg kesopanan dan keramahan,
niscaya mereka akan tunduk dan menjadi berubah baik, dan menjadi teman anda.

Jika tidak mampu anda menundukkan mereka dg hal itu, maka jangan kalah pula dg mereka, tetaplah dalam ketenangan, kelembutan, hadirkan cahaya kelembutan Allah swt saat bercakap cakap dan bertemu mereka, anda akan lihat cahaya Allah swt akan membuat mereka tunduk, atau paling tidak mereka akan segan dan tidak mau mengganggu anda, malu dan berusaha tidak terlihat anda saat bermaksiat.

Sungguh orang orang yg terjebak dalam kemungkaran itu mempunyai hati baik dihati kecilnya, saya berkali kali menemukan itu dihati mereka, namun kebaikan itu tersembunyi dalam kesombongan mereka.

Pernah seorang pemabuk dan preman yg menjadi biang kriminal bahkan konon sering menyiksa dan membunuh, orang tidak melihat ia memiliki sifat baik sedikitpun., namun ketika saya diadukan tentangnya, pasalnya adalah ketika pemuda sekitar wilayah tsb ingin mengadakan majelis, namun takut pada orang itu, mereka akan didamprat dan diteror oleh si jahat itu, ia adalah kepala kejahatan yg konon kebal dan penuh ilmu jahat.

Saya datangi kerumahnya, saya ucapkan salam dan ia tidak menjawab, ia hanya mendelik dg bengis sambil melihat saya dari atas kebawah, seraya berkata : mau apa?!!.

Saya mengulurkan tangan dan ia mengulurkan tangannya dan saya mencium tangannya, lalu saya pandangi wajahnya dg lembut dan penuh keramahan, saya berkata dg suara rendah dan lembut : saya mau mewakili pemuda sini, untuk mohon restu dan izin pada bapak, agar mereka diizinkan membuat majelis di musholla dekat sini..

Ia terdiam.. roboh terduduk di kursinya dan menunduk, ia menutup kedua matanya, saat ia mengangkat kepalanya saya tersentak, saya kira ia akan menghardik dan mengusir, ternyata wajahnya merah dan matanya sudah penuh airmata yg banyak.., ia tersedu sedu berkata : seumur hidup saya belum pernah ada kyai datang kerumah saya.., lalu kini.. pak ustad datang kerumah saya.., mencium tangan saya.., tangan ini belum pernah dicium siapapun.. bahkan anak anak sayapun jijik pada saya dan tak pernah mencium tangan saya.., semua tamu saya adalah penjahat.., mengadukan musuhnya utk dibantai.. menghamburkan uangnya pada saya agar saya mau berbuat jahat lagi dan lagi..
kini datang tamu minta izin pengajian pada saya.., saya ini bajingan.., kenapa minta izin pengajian suci pada bajingan seperti saya..

ia menciumi tangan dan kaki saya sambil menangis.., ia bertobat.., ia sholat, dan meninggalkan minuman keras dan kriminal...
konon dia ini sering mabuk, jika sudah mabuk maka tak ada dikampung itu yg berani keluar rumah, namun kini terbalik, ia menjadi pengaman disana, tak ada orang mabuk berani keluar rumah jika ada dia.

Dia menjadi kordinator musholla, ia mengatur teman temannya para preman untuk membersihkan musholla, dipaksanya para anak buahnya harus hadir majelis, dan demikianlah keadaanya.., ia bertempat di Legoa, Priok., tempat yg sangat rawan dg kriminal.. orang di wilayah itu jika saya datang mereka berbisik bisik : jagoan selatan lagi ketemu jagoan utara..!

Mereka kira saya mengalahkannya dg ilmu, padahal hanya kelembutan Muhammad saw yg saya gunakan.. hingga kini jika saya jumpa dg beliau ia pasti menangis memeluk saya..,
saya pernah bercanda dg meneleponnya : saya katakan : tolong saya, tolong datang kesini, saya dalam keadaan genting..!, ia datang dg Jaket Jeans, celana jeans dan dari wajahnya sudah siap tempur, ia berkata : saya siap mati habib.., siapapun yg berani mengganggu habib sudah bukan urusan habib lagi, biar saya yg urus dan saya janji akan memotong kupingnya dan membawakannya pada habib..!,

Saya berkata : naik saja ke mobil pak.., iapun naik, saya masuk ke majelis dan mengajaknya hadir, ia berkata : mana orangnya habib..??, saya katakan : tidak.. (saya tertawa) cuma mau mengajak bapak ke majelis saya, kangen aja.., iapun lemas dan tertunduk malu.., saya menganggapnya ayah angkat saya hingga kini.

kejadian lain adalah ketika paman saya mengadakan perjalanan dari Lampung ke Jakarta, ia bersama anak anaknya, ketika masuk pelabuhan bakauhuni lampung ia melihat seorang berwajah bengis dan menakutkan sedang duduk di pintu pelabuhan, paman saya bersalam padanya dg lembut, si garang itu tidak menjawab dan wajahnya tanpa ekspresi sedikitpun dan acuh saja., maka lalu paman saya membeli tiket kapal yg ternyata dipalsu oleh calo, ia terjebak dalam penipuan, maka ketika paman saya kebingungan, dan mulai dikerubuti orang yg menonton, maka si garang itu muncul, semua orang mundur melihat ia datang, lalu ia berkata : ada apa pak..?,
paman saya bercerita akan penipu itu..

Si garang berkata : bagaimana ciri ciri orang itu..?

Paman saya menceritakannya..

Si garang pergi beberapa menit dan kembali sambil menyeret orang itu yg sudah babak belur dihajarnya, ia berkata kepada penipu itu : kamu sudah menipu keluarga saya..??!!, ini keluarga saya..!!!, sambil menunjuk pada paman saya.

Rupanya si garang ini preman penguasa pelabuhan itu, bagaimana ia bisa mengakui paman saya sebagai saudaranya?, kenalpun tidak.., cuma hanya karena paman saya mengucap salam padanya dg ramah..

walau wajahnya tidak berekspresi saat itu, tapi ternyata hatinya hancur, ia malu dan haru.., mungkin seumur hidupnya belum pernah ada orang mengucap salam padanya dg hormat..

inilah beberapa contoh..

Contoh lainnya adalah ketika saya disuatu masjid, yg memang sudah kebiasaan saya jika jumpa siapapun yg lebih tua jika menjabat tangan saya maka saya mencium tangannya, apakah ia ulama atau bukan.

Selesai acara maka terdengar kabar, seorang muadzin masjid itu ternyata adalah pencuri kotak amal masjid, ia bertobat dan mengakui dosanya kepada sesepuh masjid, ia menangis dan berkata : tangan saya kotor dg dosa, hati saya hancur ketika tangan saya ini dicium oleh habib itu.., saya menyesal, saya haru, saya terpukul, tangan ini selalu mencuri, tidak pantas dicium oleh seorang tokoh agama..
iapun bertobat..

Di lain kesempatan ketika saya di suatu negeri timur tengah, saya lihat di bandara para tentara berwajah bengis dg senjata laras panjang dipundaknya menjaga disana sini..

Saya bersalam pada seorang yg tampak bengis sekali, saya menunduk hormat dan senyum lembut, ia tak menggubrisnya, hanya mendelik dan pergi.. tak lama saya terkena sedikit masalah di pintu imigrasi, hanya pertanyaan pertanyaan iseng yg sering dilancarkan petugas imigrasi di pelbagai negara, maka tiba tiba ada yg membentak dibelakang saya, ia memerintahkan agar orang itu segera melewatkan saya, ketika saya berpaling ternyata tentara tadi.., ia menarik baju saya untuk segera lewat pintu detektor pengaman bersamanya dan menghardik petugas pengaman untuk minggir.. seraya berkata dg bahasa arab : silahkan tuan..
saya mengucap terimakasih, ia hanya mengangguk dan pergi..

Subhanallah..

Demikian indahnya akhlak.. demikian senjata yg lebih tajam dari pedang dan lebih mengalahkan dari peluru.. ia mengalahkan musuh dan membuat musuh berbalik menjadi penolong dan pembela..

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,





2010/09/05 10:35 



saya sangat mencintai Rasul saw, menangis merindukan Rasul saw, dan sering dikunjungi Rasul saw dalam mimpi, Rasul saw selalu menghibur saya jika saya sedih, suatu waktu saya mimpi bersimpuh dan memeluk lutut beliau saw, dan berkata wahai Rasulullah saw aku rindu padamu, jangan tinggalkan aku lagi, butakan mataku ini asal bisa jumpa dengan mu.., ataukan matikan aku sekarang, aku tersiksa di dunia ini,,, Rasul saw menepuk bahu saya dan berkata : Munzir, tenanglah, sebelum usiamu mencapai 40 tahun kau sudah jumpa dengan ku.., maka saya terbangun..  



Suatu hari saya dilirik oleh guru mulia dan berkata : Namamu Munzir.. (munzir = pemberi peringatan), saya mengangguk, lalu beliau berkata lagi : kau akan memberi peringatan pada jamaahmu kelak...!.
Maka saya tercenung.., dan terngiang ngiang ucapan beliau : Kau akan memberi peringatan pada jamaahmu kelak...?, saya akan punya jamaah?, saya miskin begini bahkan untuk mencuci bajupun tak punya uang untuk beli sabun cuci..

Saya mau mencucikan baju teman saya dengan upah agar saya kebagian sabun cucinya, malah saya dihardik : cucianmu tidak bersih...!, orang lain saja yang mencuci baju ini..
Maka saya terpaksa mencuci dari air bekas mengalirnya bekas mereka mencuci, air sabun cuci yg mengalir itulah yg saya pakai mencuci baju saya.




From : noval


Assalamualaikum,,

Semoga Rahmat-Nya selalu menyertai Habib dan Jama'ah Majelis Rasulullah dan seluruh umat Muslimin. Amin.

Bib, ane ikut Majelis Rasulullah dari tahun 2008 namun, belum sama sekali bersalaman dengan Habib, sering berjalan'y waktu ane bermimpi para Habaib, : apa Maksudnya ya

saya bermimpi menanti Habib turun dari Mobil disebelah kiri, ketika mau bersalaman, eh habib turun dr pintu sebelah kanan.. ketika Habib sudah di depan, ane melihat Habib berbicara dg disamping kiri Habib, yg ane ingat disamping itu hanya CAHAYA yg TERANG dan bertuliskan Lafadz MUHAMMAD. Habib dg tersenyum berkomunikasi dgn'y.. ane binggung.

JAWABAN AL ARIF BILLAH AL HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA

2012/11/07 20:27 

 
Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku tercinta, insya Allah makna mimpi pertama anda melihat Rasulullah saw dan hamba dikanan beliau saw, belum pernah hamba melihat beliau jika berdampingan dengan beliau, pasti hamba disebelah kiri beliau saw, yaitu diposisikan di kanan beliau saw.
dan mimpi anda adalah Haqq, betul, dan hamba siap menyaksikannya dan sudah... (maaf tidak berani hamba teruskan karena jawaban dilihat banyak orang di forum ini.


http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=26990&catid=9
   
2012/01/19 10:41

Ketika anda rindu pada Rasul saw, saat itulah Rasul saw sedang rindu pada anda, saya mempunyai teman disuatu wilayah yg sangat rindu dengan Rasul saw dan terus menangis jika mendengar kisah Rasul saw, namun ia belum juga mimpi Rasul saw,

Lalu saya bermimpi, katakan pada pemuda itu tiap kalau ia menangis merindukan ku, aku ada di sampingnya, dan aku tidak meninggalkan ranjangnya sampai ia tidur pulas.., namun ketentuan pertemuan adalah ditangan Allah swt.

Orang yg rindu pada Rasul saw maka ia telah dirindukan oleh Rasul saw.

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,


rasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=34&func=view&id=27972&catid=9http://majelis
 
2012/10/28 10:51
 
Saudaraku yg kumuliakan,

Saya Alhamdulillah sudah meninggalkan obat obat keras untuk sakit kepala saya yg sering kambuh, saya meninggalkan dan membuang semua obat2 keras itu karena semakin diteruskan semakin kebal, dan dokter terus menambahkan dosis yg lebih keras, itu membuat saya jadi pelupa dan banyak kehilangan hafalan, demikianlah obat obatan kedokteran kita, mengobati 1 penyakit tapi membawa imbas ke bagian tubuh lainnya.

maka dengan meninggalkan obat2an itu saya menggantinya dengan dzikir, doa dan obat yg paling ringan dengan dosis yg sangat minimum, maka saya harus menahan dahsyatnya sakit itu jika kambuh, dan sakitnya luar biasa, namun Allah swt memberikan anugerah besar dengan memberikan saya kantuk jika sakitnya sudah sangat berlebihan, dengan begitu saya tidur dan tidak sadar begitu saja tanpa mengkonsumsi obat apapun, namun tidur yg lebih tepat disebut pingsan ini bisa menghabiskan waktu 12 jam, atau bahkan lebih, saya tidak bisa dibangunkan karena jika dibangunkan sebelum tubuh puas dalam istirahat, maka saya akan bangun dengan sakit kepala kembali kambuh, maka Alarm ilahi swt yg membuat saya rebah dan beristirahat ini saya syukuri dengan penuh haru pada Allah swt namun tentunya sebesar apapun syukur saya, belum bisa membayar kenikmatan itu, dan sakit kepala saya semakin hari semakin pulih tanpa pengobatan selain doa atau mengkonsumsi obat yg paling ringan dengan dosis sangat ditekan dan terbatas bahkan kurang dari dosis yang ditentukan.

namun mungkin sementara waktu banyak majelis yang terkena imbas hingga saya tidak menghadirinya, termasuk majelis senin yg lalu.

Insya Allah semakin hari saya bisa semakin pulih dan terus bangkit kembali dan bisa terus menghadiri semua majelis yg telah dijadwalkan untuk saya didalam dan luar kota, khususnya majelis induk berkala yaitu senin malam.






2007/10/31 02:56


 
Saya sering berjumpa dengan Rasul saw, dan sesekali ada hal berupa wasiat dan nasihat. Cambang dan janggut beliau sangat hitam gelap kebiru biruan dari gelapnya, wajah beliau bagaikan mutiara yang bercahaya, senyumnya tak pernah sirna dari bibir indahnya, hati serasa linu dan seakan akan mencair karena keindahan wajah Sang Nabi saw, lezat memandang wajah beliau saw terasa linu ke sekujur tubuh seakan lebih dari 1000X rasanya ejakulasi. Sekujur tubuh serasa linu tak terperikan..

Jari jari beliau lentik dan lembut dan sangat indah, tingginya sekitar 200 cm, Imamah nya putih dan besar, kedua matanya sangat indah dan memancarkan kesejukan dan penuh kasih sayang, membuat orang yang memandang matanya ingin luluh dan bersimpuh berlutut dikakinya dan menangis bagaikan bayi manja yang memeluk ibunya karena tak melihat yang lebih mengasihinya selain ibunya, ucapannya dan suara beliau saw berwibawa, namun lembut dan pelahan hampir berbisik, namun jelas dan sangat merdu, duh.. saya tak akan mampu mengkiaskannya lagi.

Sungguh benar ucapan Anas bin Malik ra : Tidak pernah kami melihat pemandangan lebih menakjubkan dari wajah Rasulullah saw (Shahih Bukhari)

Sungguh benar ucapan Abu Hurairah : "Wahai Rasulullah, Jika kami memandangmu wajahmu maka jiwa kami tergetar dan terangkat semakin mulia"

Pernah saya sudah akan berangkat dakwah keluar kota, tapi tubuh ini penat dan sangat lelah, saya masih rebahan dan sangat berat untuk berangkat, maka saya bermimpi melihat beliau Saw telah berdiri didepan pintu, memegang tas gantung dari kulit, seraya berkata dengan lembut dan tersenyum.. : "saya akan berangkat dakwah, kau mau ikut kah..?",
saya terbangun dari tidur dan kaget.., saya faham betul itu teguran lembut dari beliau Saw agar saya segera berangkat, maka saya bergegas dan berangkat..

Siang itu saya bermimpi Rasul saw yang duduk disuatu tempat yang sangat megah dan indah, saya sedang menghadap beliau saw, dan beliau Saw duduk bersila dengan pakaian indah dan jubah berwarna biru tua, beliau Saw tersenyum dengan indah, dan berkata : "Yasurruniljalsah hadzihillailah.." (sangat menggembirakanku majlis nanti malam ini).

Rasul Saw bersabda : "Barangsiapa yang bermimpikan aku maka sungguh ia melihat aku, dan tiadalah syaitan menyerupai aku" (Shahih Bukhari dan Shahih Muslim), dan ketika orang bermimpikan Rasul Saw, maka saat ia mimpi itu ia mengetahui bahwa itu adalah Rasul Saw.

Dan saat itu saya melihat wujud asli Rasulullah Saw, dan bukan hanya berupa cahaya, agung sekali acara malam itu.. hingga beliau Saw sangat gembira dan tampaknya bayangan kemuliaan majelis itu masih terus menerangi sanubari anda hingga beruntunglah anda yang setiap shalat masih menitikkan air mata, agung sekali Lafadh jalaalah itu (Yaa Allah), karena itu adalah nama yang paling berwibawa dan paling bercahaya untuk dilafadzkan bibir.. lalu saya terbangun.



2011/07/15 12:26

Mimpi saya sekitar setahun yang lalu, saya melihat Rasul saw didalam kemah besar dan mewah, dan dihadapannya seperti ada bangunan bangunan yang sedang dibangun, hamba berpakaian lusuh dan kotor, kebetulan Rasul saw melihat hamba dan memanggil hamba, dengan lembut dan tidak tega beliau Saw berkata : wahai Munzir, kau sudah kelelahan sekali bekerja dalam pembangunan ini, sudah, masuklah beristirahat di kemahku, lalu saya dibawa ke kemah beliau Saw, saya berdiri dipintu kemah itu, saya melihat ada hidangan hidangan dan buah buahan, dan Guru Mulia Al Musnid Al Allamah Al Habib Umar bin Hafidh ada didalamnya, lalu Guru Mulia Al Musnid Al Allamah Al Habib Umar bin Hafidh melihat saya dan berkata : wahai Munzir, aku keluar dan masuk ke kemah ini dengan bebas, namun jika engkau masuk kesini, kau tak akan kembali lagi selama lamanya ke dunia, terserah padamu...

Maka saya terdiam dan ragu untuk masuk, maka beberapa malaikat disekitar saya menghimbau saya untuk masuk kemah dan beristirahat, lalu malaikat Izrail As memegang kedua pundak saya dari belakang, dan berkata : mari kubimbing kau masuk..., pegangannya lembut saja, namun terasa seluruh urat tubuh saya sudah digenggamannya, maka saya menolak dan berkata : saya masih ingin bakti pada guru mulia membantu beliau..!
Maka Rasul Saw memberi isyarat pada malaikat Izrail As untuk melepaskan saya, lalu Rasulullah Saw berkata : tempatmu kelak disini wahai munzir, sekemah denganku, seatap denganku.., tinggal bersamaku, kau tak punya rumah di dunia dan akhirat, rumahmu bersamaku, seatap denganku.. lalu saya terbangun.

Beberapa bulan kemudian saya berjumpa lagi dengan Rasul saw dalam mimpi dan beliau Saw duduk berdambingan dengan saya, seraya berkata : "sampai kapan kau menunda ajakanku wahai Munzir..?, Kupanggilkan Izrail dan jibril untuk membawamu sekarang?, lalu saya menjawab : wahai Rasulullah, jikalah saya diizinkan Allah dan Rasul Nya, saya masih ingin membantu Guru saya.., maka Rasul Saw tersenyum dan memegang rambut saya sedikit menjambaknya seperti ayah yang mempermainkan anak kecilnya, beliau berkata : tidak ada yang menolak undanganku kecuali orang orang aneh semacam mu wahai Munzir.., lalu beliau Saw berangkat dari duduknya sambil tersenyum dan pergi.

Saya terus berdoa, jika saya masih diizinkan Allah swt untuk berumur panjang dan berbakti pada Allah dan Rasul Nya dalam dakwah yang dijalankan Guru mulia saya, maka saya meminta pada Allah umur panjang, namun jika kemangkatan saya lebih membawa manfaat maka saya memilih mangkat, Allah swt Maha Mampu membuat 1000 orang yang lebih baik dari hamba untuk membimbing ummat.

Namun harapan saya, saya wafat setelah jakarta menjadi kota yang beriman, kalau kota Demak di sebut kota wali, maka saya bercita cita Jakarta kota Sayyidina Muhammad saw, maksudnya kota yang beriman, rukun antar ummat beragama, musliminnya mayoritas baik dan tidak berpecah belah, akidah sudah suci dan tidak terkotori, dan Alhamdulillah semakin hari semakin berjuta ummat yang terbawa dalam dakwah keluhuran sang Nabi Saw, namun untuk saat ini masih jauh dari target yang memuaskan kita, maka hamba berharap Allah swt belum mewafatkan hamba sampai cita cita hamba tercapai, amiin.






2010/09/20 23:12

KESEHARIAN KELUARGA HABIBANA

Hamba pendosa ini bukanlah yang patut dicontoh sebagai guru yang baik dan panutan yang baik, walaupun hamba berusaha mencapai kehidupan yang zuhud, wara, tawadhu, sakinah, dalam rumah tangga dan dalam bermasyarakat. Zuhud adalah hidup dengan sederhana dalam keduniawian, hamba belum mampu mencapainya. Namun sebagian usaha yang hamba lakukan adalah menghilangkan cinta pada semua hal yang bersifat duniawi, berupa harta dan lain sebagainya. yang tidak ada sangkut pautnya dengan aksesoris dakwah.

Hamba membutuhkan mobil, untuk mencapai banyaknya majelis dan ketepatan waktu untuk tiba di lokasi yang sudah ditunggu puluhan ribu orang hampir setiap malamnya. Di satu pihak tanpa hamba punya kendaraanpun hamba akan siap dijemput oleh ribuan mobil yang akan mengantar hamba kemanapun hamba akan pergi. Namun hamba tak mau menyusahkan orang lain, apalagi membebani para penyelenggara untuk harus menyediakan kendaraan penjemput pula, maka hamba membeli mobil dengan angsuran. Hamba merawat mobil itu secara sebaik-baiknya secara mekanik dan mesinnya dengan perawatan yang sangat serius, demi tak menghambat kelancaran dakwah hamba. Namun hamba tidak perdulikan body mobil yang sudah penuh baret dan penyok, khususnya di kiri body mobil yang selalu terdesak oleh ribuan orang yang berebutan menyalami hampir tiap malamnya. Hamba tak perlu membenahi body-nya, yang hamba butuhkan adalah mesinnya dan bagian dalamnya untuk kelancaran dakwah.

Banyak orang menyarankan dan mengejek, kenapa mobil penyok penyok ini tak diganti dengan yang lebih bagus? atau paling tidak dibenahi, apakah tidak malu pakai mobil penyok-peyok begini kesana kemari padahal hamba memimpin jutaan ummat? Hamba sungguh tidak malu, biar saja demikian. Jamaah tidak melihat kendaraan, jamaah butuh penyampaian dan bimbingan, bukan masalah mobil tua atau penyok dan tak sedap dilihat. Hamba tak rela mengeluarkan 1 rupiahpun untuk membenahi bodynya, karena itu bukan hajat dakwah. Lebih baik diberikan pada fuqara dijalanan jika ada kelebihan harta.

Hamba hingga kini masih mengontrak, walaupun rumah kontrakan itu besar dan bagus, tentunya itu hajat dakwah untuk menampung tamu khususnya majelis nisa (majelis kaum wanita) setiap minggu sorenya dirumah. Jika rumah hamba sempit, maka massa akan memenuhi dan meluber keluar rumah dan mengganggu kenyamanan tetangga pula, maka hamba berusaha dengan kemampuan hamba mengontrak rumah besar. Namun hanya bisa menampung sekitar 700 orang saja. Jika massa melebihi itu, hamba belum ada kemampuan mengontrak rumah yang lebih besar lagi.

Hamba menata rumah senyaman mungkin, tapi itu demi kenyamanan para hadirat yang menghadiri majelis. Di kontrakan ini hamba tidak banyak mempunyai benda dan perangkat rumah. Kesemuanya hampir merupakan milik rumah orang yang hamba mengontrak padanya. Hamba hanya membeli dua perangkat kursi rotan di halam tengah dan teras belakang, lalu memasang karpet diseluruh rumah, bukan lain demi kenyamanan hadirin. Hanya sebuah lemari pakaian, sebuah kasur, dan sebuah kulkas dan beberapa hal lainnya yang milik hamba. Sisanya adalah perangkat yang membawa kenyamanan pada hadirin, seperti kipas angin, dispenser di hampir setiap sudut ruangan beserta gelas gelasnya, dan gorden gorden pemisah jika tamu adalah pria dan wanita. Namun akhir-akhir ini ketika hamba terkena penyakit peradangan otak belakang, maka hamba perlu menata kamar untuk lebih kedap suara, karena suara keras sangat mengganggu istirahat hamba. Jika istirahat hamba terganggu maka dakwah pada jutaan ummat ini terganggu.

Hamba tak punya banyak waktu mendidik anak-anak. Hamba jarang sempat duduk dengan mereka, namun ibundanya yang mengambil alih pendidikan anak, dan hamba datangkan guru untuk halafan al Qur'an anak-anak, guru yg mengajari ilmu umum dan ilmu agama. Sesekali hamba memanggil anak-anak untuk menasehati, dan menjajaki hafalan mereka dalam ilmu umum, hafalan Alqur'an, dan ilmu syariahnya.

Namun Allah swt sangat memberi hamba anugerah yang di luar dugaan, puji syukur bagi-Nya setiap waktu dan kejap. Anak-anak berubah semakin baik dan berbudi luhur, sering mereka menangis dalam doa, sering mereka memimpikan Rasul saw, mereka tidak nakal, baik, beradab, sopan, ceria, dan menyenangkan. Adab sunnah mereka sangat mereka perhatikan, mereka tidak tidur sebelum bersama-sama membaca Surat Tabarak (almulk) dan doa tidur. Mereka bangun sebelum azan subuh dan saling bangunkan satu sama lain untuk membaca zikir subuh. Mereka berjamaah subuh dengan saya, atau bersama ibunya, atau mereka saja bertiga. Padahal usia anak hamba yang tertua baru 9 tahun yaitu Fatimah Azzahra, dan yang kedua Muhammad yang masih berusia 7 tahun, dan Hasan yang masih berusia 5 tahun.

Anak-anak itu saling menasihati dalam menjalankan sunnah makan, sunnah minum, sunnah tidur, dan sering saya mencuri pendengaran saat mereka bertiga bercengkerama, yang mereka bicarakan adalah rindu pada Rasul saw, contoh wajah Rasul saw yang teriwayatkan, dan budi pekerti Rasul saw yang mereka dengar dari ceramah-ceramah saya. Mereka tak suka dan tak pernah kenal dengan lagu-lagu duniawi. Bagi mereka qasidah majelis dan bacaan al Qur'an murottal yang mengisi telinga mereka di siang malamnya. Mereka tak mau membuka auratnya dimuka umum. Bahkan yang bungsu pun selalu menangis tersedu-sedu jika shalat subuh berjamaah dengan saya dan ia datang terlambat. Ketika ditanya ia berkata sambil menangis, “Hasan semalam mengompol. Hasan terpaksa mandi dulu dan ganti baju, dan Hasan jadi terlambat (masbuk) dalam shalat bersama Abi (ayah).”
Hasan pernah menghilang dari majelis. Saya meliirik ke kiri dan kanan, ia tak ada, dan datang ditengah acara dengan wajah penuh air mata dan cemberut. Selepas majelis saya tanya kenapa, ia berkata, “Hasan lupa membawa peci. Hasan tidak mau masuk masjid tanpa peci. Hasan nangis diluar, lalu ada jamaah yang membelikan hasan peci, baru hasan masuk masjid dan hasan jadi telat.”

Demikian pula Muhammad, Muhammad pernah menghilang dari panggung majelis pergi entah kemana. Di akhir acara ia baru muncul. Ia katakan, “Muhammad mau pipis, tapi banyak perempuan. Jadi Muhammad malu dan tidak mau ke kamar mandi yang banyak perempuan. Akhirnya Muhamamad diantar jamaah ke rumah yang jauh untuk pipis di toilet yang tidak ramai perempuan.”. Padahal usianya baru 7 tahun.
Mereka tentunya ada nakalnya, namun nakalnya adalah hal yang luhur. Mereka sangat senang berkemah. Bahkan acapkali mereka bertiga tidur di kemah di halaman rumah, karena mereka sering dengar Nabi saw sering berkemah saat safar. Mereka juga paling suka bermain pedang-pedangan dan panah dan berenang. Saya sering kesal melihat barang-barang berantakan dirumah saat pulang, ternyata mereka main perang-pedangan dan membuat keadaan berantakan.

Namun saya tak marah dengan itu, karena itu adalah kebaikan yang wajar pada anak anak bahkan hal yang mulia. Mereka tak pula suka menonton televisi. Mereka lebih suka menonton film vcd cerita para nabi, vcd majelis-majelis. Lalu masing masing ribut membahasnya. Sungguh didikan-didikan ini muncul dari tarbiyah ilahiyah diluar kemampuan saya. Demikian pula fatimah yang kini sudah membeli cadar pula, saat ke majelis-majelis ia bercadar. Saya sempat menegur istri saya, untuk apa ia pakai cadar usianya masih kecil, biar saja, nanti ia jatuh tersandung. Kata istri saya, Fatimah menabung berbulan bulan sendiri di celengannya untuk membeli cadar. Maka saya diam saja tak mau mengecewakannya.

Mereka sering mendapat uang hadiah dari jamaah. Mereka menyimpannya di celengannya. Saya tanya untuk apa kalian menyimpan uang itu? Mau beli apa? Sepeda? Mobil-mobilan? Atau apa? Mereka katakan, “Kami mau menabung untuk bisa pergi ke Madinah untuk ziarah Nabi saw. Kami mau beli pesawat sendiri. Jadi bisa mengajak jamaah majelis ramai ramai ke Madinah. Muhamad jadi pilotnya, Hasan jadi kondekturnya, dan Fatimah jadi pramugarinya.”.

Saya hanya bisa geleng-geleng dan membiarkan saja. Mereka sudah hafal berjuz-juz al Qur’an, dan mereka tidak sekolah ke sekolah umum, tapi homing scool, karena itu pilihan mereka. Dan ternyata hasilnya lebih baik, Hasan walau usianya 5 tahun ia sudah kelas 3, Muhammad walau usianya 7 tahun ia sudah kelas 5, dan Fatimah sudah setingkat kelas 2 SMP. Mereka mengikuti tes dirumah dan mendapat raportnya dengan guru kerumah, dan saya sediakan guru pula untuk membantu hafalannya. Walau hal ini tampak berlebihan dan cukup besar biayanya, namun ini jauh lebih berharga dari pada jika mereka tak melakukannya. Zuhud adalah berhemat dan tidak mencintai harta, tapi menjalankan harta pada tempatnya, tidak kikir harta untuk mencapai keridhoan Allah swt. Sebaliknya, kikir harta untuk dikeluarkan untuk urusan duniawi.

Dalam soal makanan, saya tidak lagi mau membeli makanan sembarang di pasar, karena kini banyak beredar ayam tiren (ayam bangkai yang mati kemarin), demikian gelar yang umum dimasyarakat. Kita bisa bayangkan, pasar induk jakarta menerima jutaan ayam yang dipasok dari daerah setiap harinya. Ayam diangkut dengan truk atau kendaraan bak terbuka, bisa dipastikan dari 100 ayam ada beberapa yang mati, terhimpitkah, atau sebab lainnya. Maka puluhan ribu ayam bangkai beredar setiap hari di ibukota.

Sebagian penjual justru suka membelinya karena harganya lebih murah, demikian pula restoran, warteg, dan lain sebagainya. Mereka sering lebih suka membelinya karena lebih murah, walau ada juga restoran-restoran yang tak mau membeli ayam bangkai, namun para oknum pegawainya ada saja yang melakukan itu dengan mengantongi hasil yang lebih. Sebab ayam yang dibeli adalah ayam bangkai, tanpa sepengetahuan pemilik restoran. Maka saya curiga (tidak menuduh) pada *** dan lain sebagainya, yang menyajikan ribuan ekor ayam tiap harinya. Sangat mungkin ada oknum bagian pembelanjaan yang melakukan kejahatan tersebut, walau kita tak menuduh secara keseluruhan karena tidak ada/belum ada buktinya.

Demikian pula gorengan yang djual oleh para penjualnya, nasi goreng dan lain sebagainya, Mereka banyak memakai minyak jelantah, walau tidak kesemuanya berbuat demikian. Apakah minyak jelantah itu ? Ia adalah limbah minyak bekas memasak di hotel-hotel berbintang dan restoran-restoran mewah, yang tidak sedikit yang menyediakan makanan seperti babi, katak, dan lain sebagainya yang diharamkan, maka minyak itu telah bercampur dengan makanan haram. Para penjual gorengan dan nasi goreng dan lain sebagainya, itu mungkin tak menyadarinya, atau mengetahuinya tapi tidak perduli. Demikian pula kambing pada sate dan sop yang dijual. Pernah saya temukan oknum yang mencampurnya dengan daging tikus.

Demikian pula masakan padang atau warteg (saya bukan memvonis), namun ada laporan dari fihak jamaah kita, bahwa tetangganya bekerja sebagai pemasok kikil sapi ke restoran-restoran padang dan lainnya. Ia menggantinya dengan kikil babi, karena lebih banyak dagingnya, menjadi lebih mahal harga jualnya, namun lebih murah ia membelinya dari pemasok kikil babi itu dari wilayah luar kota. Hukum dari makanan-makanan di atas tidak haram secara mutlak, kecuali sudah terbukti dengan dua saksi ada yang siap bersaksi akan hal itu. Namun hukum makanan-makanan diatas menjadi syubhat, tidak haram memakannya. Namun jika betul ia ada campuran yang haram, akan membawa dampak pada tubuh kita untuk malas beribadah, dan semangat berdosa. Curigalah, misalnya Anda selalu melakukan ibadah dengan taraf tertentu, lalu setelah makan direstoran fulan, atau beli gorengan dari penjual gorengan, atau setelah makan suatu makanan, maka saat anda ibadah terasa sangat berat, malas, dan serba gundah. Lalu coba hndari makanan itu, jika anda kembali pada kesempurnaan ibadah yang biasa anda capai, maka telah jelas makanan yang anda makan saat itu mengandung hal yang haram.

Makanan halal memicu pada semangat beribadah, dan malas berbuat mungkar. Sedangkan makananan haram memicu malas berbuat pahala dan semangat berbuat dosa. Makanan syubhat ada ditengah tengahnya, bisa mengandung yang haram, bisa tidak, maka saya tak mau spekulasi. Saya memerintahkan pembantu dirumah untuk membeli kambing, ayam, dan sapi, pada tempat yang langsung menyediakannya berikut menernaknya. Ia menjual ayam hidup, tinggal pilih, mau ayam yang mana, ia menyembelihnya, membersihkannya, dan menyerahkannya pada kita dengan kesaksian kita sendiri. Demikian pula penjual kambing ada beberapa tempat yang memang peternak kambing, ia memotong kambing sendiri, dan menjualnya, maka ia terpercaya. Demikian pula sapi. Hati-hati dengan sosis, karena banyak dicampur dengan daging babi. Hati-hati dengan restoran cepat saji, karena mereka sering (bukan vonis) mereka memakai minyak babi sebagai minyak gorengnya, karena minyak babi lebih cepat membuat makanan matang dari pada minyak goreng lainnya.

Hati-hati terhadap kue-kue, karena kue-kue sering dibubuhi reum, yaitu whisky, karena itu membuat kue cepat mengembang indah, dan menghilangkan bau amis telurnya. Hati-hati dengan makanan yang digoreng cepat, karena banyak oknum penjual nasi goreng, mie goreng, dan lain sebagainya. mereka memakai arak/whisky saat menggorengnya. Jika anda menyaksikan ia menggoreng, lalu ada cairan yang ia siramkan ke panci penggorengan dan dalam seketika api dari bawah penggorengan naik menyambar sampai masuk keatas panci dan menyentuh makanan itu, maka cairan itu adalah alcohol. Sengaja disiramkan karena dengan itu api menjilat-jilat sampai naik dari kompor menyentuh makanan itu, maka makanan leih cepat matang. Saya menghindari itu semua semampu saya. Wara' adalah bersungguh-sunnguh dan berhati-hati menjaga diri semampunya dalam makanan syubhat apalagi haram. Saudariku, jangan paksakan melakukan hal-hal ini. Lakukan semampunya, Allah tidak memaksa kita lebih dari kemampuan.

Mengenai istri, saya lebih senang memanggilnya bukan dengan namanya, tapi dengan kata “habibah” (kekasih utk wanita), atau “sayang”, atau “ratuku”, atau “cintaku”, atau sesekali dengan nama. Saya tidak dan sangat takut menyentuh barang istri saya. Saya tak pernah berani membuka isi tas istri saya. Saya sangat tidak berani membuka lemari istri saya, dan saya tak berani menjamah hp istri saya, apalagi membuka sms atau isinya. Jika berdering dering berkelanjutan saya biarkan saja tanpa berani menyentuhnya.

Saya sering menginap di markas jika sedang banyak tugas, dan saya jika akan pulang lebih sering izin dulu pada istri apakah saya diizinkan pulang atau tidak. Jika dikamar, saya tanyakan padanya apakah akan tidur dengan saya atau mau tidur dengan anak anak, ia yang memilihnya. Jika saya masih beraktifitas dengan portable di malam hari, saya izin dulu apa boleh saya nyalakan lampu kamar atau tidak. Jika ia sudah lelap tertidur, maka saya hanya menggunakan lampu tidur untuk membuka file dan lain sebagainya, walau itu menyakiti mata dan membuat mata pedas, itu lebih saya pilih dari pada saya menyalakan lampu mengganggu tidurnya.

Dalam makanan pun saya hampir tak pernah meminta suatu type makanan. Saya hanya tanya ada makanan apa? Ada makanan atau tidak? Karena acapkali saya pulang makanan sudah habis, karena saya pulang hampir selalu larut malam dari majelis, mungkin ada tamu atau lainnya. Jika tak ada makanan maka saya tak makan, cukup minum teh saja, atau kurma. Jika ada makanan, dan saya sedang menyukainya maka saya memintanya. Jika saya sedang tak menyukainya maka saya tak makan. Saya tak punya menu makananan favorit, apa saja asal halal.

Jika istri sudah tidur, saya lebih sering memilih minta disajikan makanan oleh staf-staf yang dirumah dari pada membangunkan istri. Saya mengizinkan istri saya pergi kemana saja selama tempat yang baik tentunya, tanpa perlu ia izin, kecuali perjalanan marhalatain (yang melebihi 82km) atau perjalanan jauh. Kadang saya pulang istri saya sudah tidur dikamar anak-anak, maka saya lebih sering membiarkannya tanpa menganggunya, dan jika pulang saya lihat ia tiada, saya tak repot menanyakannya kemana ia pergi kenapa tidak pulang dan lain sebagainya. Saya tunggu sampai subuh baru sms untuk menanyakan keberadaannya.

Tentunya saya mengetahui istri saya orang baik baik dan selalu diantar para jamaah nisa lainnya, dan keluarnya itu di malam hari mestilahh ke undangan majelis atau pada ustazah lainnya, mungkin kelelahan, mungkin ketiduran, mungkin terjebak macet, dan saya baik sangka saja, saya percaya penuh pada Allah swt karena setiap subuh dan isya saya mendoakan diri saya, istri, anak anak, teman teman, dan keluarga, dan jika ada sesuatu yg tak baik tentunya ada kabar.

Namun bukan saya tidak pernah menegurnya. Saya menegur dengan lembut atau dengan tegas. Namun teguran tegas mungkin bisa dibilang tak pernah terjadi dalam setahun. Saya lebih cenderung membiarkan jika ia salah namun tidak terlibat dosa pada Allah, tapi salah pada saya, lebih baik saya maafkan. Jika berulang-ulang maka saya tegur dengan lembut. Jika terjebak pada hal yang mungkar, dosa, misalnya mencaci/mengumpat orang lain, maka saya tegur dengan lembut atau saya tinggalkan ke toilet tanpa mau mendengarkan kekesalannya/gunjingannya pada orang lain, itu sudah isyarat baginya bahwa saya tak suka dg pembicaraan itu. Jika ia masih meneruskannya maka bisa saja saya diam tak menanggapinya, atau jika sudah berlebihan maka saya potong dengan nasihat, maafkan saja, itu keinginan Allah swt untuk menghapus dosa kita, menggunjingnya berarti mengambil dosanya untukmu, sudah cukup dosa kita, untuk apa mengambil dosa orang lain, doakan saja, kita dapat pahala, maafkanlah, berarti Allah swt memaafkan banyak dosa dosamu, carilah pengampunan dosa dengan memaafkan kesalahan orang. Namun jika bertentangan dengan syariah atau membahayakan dakwah, maka teguran saya tegas, dan teguran tegas saya lebih sering lewat sms, demi tak terlalu menyakitinya jika berhadapan muka. Jika berlarut larut, maka teguran tegas saya lugas dihadapannya.

Demikian pula pada anak-anak, saya cenderung lembut dan bercanda walau sambil menanyai hafalannya, namun jika berbuat salah yang membahayakan, misalnya memaki jamaah majelis, atau ucapan yang tak beradab, saya marah, dan anak anak sangat menyayangi saya, dan mereka tidak mau saya marah padanya. Maka jika wajah saya berubah misalnya, mereka sudah mengerti untuk tak melakukan lagi perbuatannya. Semua adalah anugerah Allah swt, bukan dari usaha saya. Semoga Allah swt melimpahkan cahaya keimanan, ketabahan, dan kesejukan pada anda saudariku, dan cahaya keluhuran di hati saudari hingga selalu terjaga dari terjebak pada dosa, amiin.

Semoga Allah swt meluhurkan setiap nafas anda dengan cahaya istiqamah dan selalu dibimbing untuk mudah mencapai tangga-tangga keluhuran istiqamah, dan wafat dalam keadaan istiqamah, dan berkumpul dihari kiamat bersama ahlul istiqamah. Semoga Allah swt memperindah hari-hari saudari dengan seindah-indahnya dan semakin indah dan semakin indah hingga berjumpa dengan Sang Maha Indah. Demikian saudariku yang kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dengan segala cita-cita.




http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid&func=view&catid=9&id=21035#21035




2009/02/13 15:40

Saudaraku yg kumuliakan,
jangan tanya pengaturan waktu saya, sungguh semua adalah inayah Allah, kalau bukan Inayah Allah, tak seorangpun bisa bertahan hidup spt yg saya alami ini dalam kesibukan,

saudaraku, saya sering berhari hari tdk tidur, terkadang kesibukan selesai namun tidak bisa tidur karena pemikiran penuh rencana kerja di esok hari, wawancara, tamu, majelis, kunjungan dakwah, forum, pemecahan masalah, diskusi perluasan dakwah, pembahasan program program baru, laporan majelis majelis sekitar, menjalin hubungan dakwah dg segenap kalangan masyarakat, mengamati politik, mengamati berita yg tersebar dan mencari jawaban pemecahannya untuk dilontarkan di majelis, memikirkan strategi dakwah dalam menangkal kejahatan strategi musuh musuh islam yg terus menyerang kita, menjawab forum, surat, sms, dll..

Terkadang saya lupa makan, tanpa sarapan pagi dan tanpa makan siang, sore baru saya ingat bahwa saya belum makan apa apa, kadang lanjut hingga esoknya, atau lupa minum, dari pagi ada rasa haus namun tertutup oleh kesibukan, sampai siang, sore,

Kadang saya iri melihat orang yg pulang kerja bisa santai dirumah atau makan di pinggir jalan dg santai, atau jumpa teman dan bercengkerama, hal hal spt itu sudah lama sirna dari hari hari saya, Allah swt menggantikannya dg ketenangan dan sakinah hingga saya mampu bertahan, dari penuhnya pikiran saya, saya sampai tidak tahu arah jalan pulang kerumah sendiri, padahal 6 tahun saya di cidodol,

Beberapa hari yg lalu kebetulan mobil dipakai tamu, maka saya pakai taxi, untung ada satu aktifis yg ikut menemani, kebetulan sopir taxi bertanya : kemana pak?, saya jawab : ke kebayoran lama, ia berkata lagi lewat mana?, saya diam.. karena saya tidak tahu lewat mana.., untung aktifis yg menjawabnya, lewat manggala wanabakti dan belok di rel kereta api..!.

Saya termenung.. aduh.., saya tidak hafal jalan pulang kerumah, padahal sudah 6 tahun tinggal dirumah di cidodol, tentunya bukan buta jalan 100%, tapi pastilah muter muter mencari sana sini dulu baru ketemu., ketika melihat jalan jalan yg saya lewati, saya benar benar merasa asing dan risau.. benarkah ini jalannya?, rasanya tidak lewat sini?, kayaknya sudah kelewatan?, ternyata sampai dg benar

Kenapa demikian?, karena setiap naik kemobil kepala saya sudah penuh dg bermacam macam urusan, saya shalat sunnah juga di mobil, dzikir di mobil, sering buka portable di mobil, bahkan sering online di mobil, anda bisa bayangkan 6 tahun berumah dicidodol tapi tak hafal jalan pulang, padahal setiap hari saya keluar dan melewati jalan itu itu juga

Mengenai anak anak, Allah swt memberikan bantuan yg sangat jelas, mereka jarang jumpa saya, namun istri saya mendidiknya dan saya mendatangkan guru prifat untuk hafalan alqur'annya, untuk hafalan haditsnya, untuk sekolah umumnya, mereka tidak sekolah di sekolah umum, mereka sekolah dirumah dg guru kerumah yg juga mendapatkan status yg sama dg sekolah umum, mereka juga melewati ujian, naik kelas dll.

Dan Allah swt berikan pada anak anak itu sifat sifat yg sangat jarang ditemukan pada anak anak lain, mereka cerdas, cinta Nabi saw, taat, berakhlak dan sopan, tidak menyusahkan ayah ibunya, tak pernah merengek dan memaksa sesuatu, tak pernah berbuat kurang ajar apalagi mengeraskan suara pada ayah ibunya, dan banyak lagi keajaiban keajaiban yg muncul pada anak anak itu, karena saya titipkan pada Allah, saya mendidik puluhan ribu ummat diluar, Allah swt menggantikan tarbiyah saya dg tarbiyah ilahiyah yg sangat jauh lebih sempurna, mereka sering bermimpi Rasul saw, mereka sudah semakin maju dalam hafalan alqur'an, mereka tak mau melihat aurat siapapun,

Jika sesekali sarung saya tersingkap diatas betis, mereka buang muka tak berani melihatnya, begitulah keadaan anak anak ini, mereka sangat dijaga oleh Allah swt, namun jika bertemu maka mereka berebutan memamerkan hafalan Alqur;annya, jika saya pergi mereka berebutan tidur dibekas saya tidur, jika mereka telat satu rakaat saja shalat subuh berjamaah bersama saya maka mereka menangis tersedu sedu sesenggukan karena kesalnya ketinggalan satu rakaat subuh bersama saya, semua pengaturan Allah swt

Subhanallah anak anak ini..

Mengenai penyakit, Allah belum menyembuhkannya 100%, dan itu demi kebaikan saya, jika saya sudah limit kelelahan, maka ia timbul dan kumat, bagaikan paku yg ditusukkan dibelakang kepala, maka saya tak punya pilihan selain meninggalkan semua aktifitas untuk istirahat total.., seakan alarm ilahiyah yg mengingatkan saya saat tubuh sudah limit.

Maha Suci Allah Yang Maha Memiliki hamba Nya, semoga Allah jadikan kehidupan yang sementara ini sebagai bekal kedekatan kehadirat Nya yg abadi. Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,